https://ejournal.unitaspalembang.ac.id/index.php/ags/issue/feedAGRONITAS2026-02-04T09:22:06+07:00Ir. Taufik Syamsuddin, M.Si.syamsuddintaufik@gmail.comOpen Journal Systems<p style="text-align: justify;"> </p> <hr /> <table class="data" style="width: 100.067%; height: 162px;" width="100%" bgcolor="#f0f0f0"> <tbody> <tr style="height: 18px;" valign="top"> <td style="width: 110.984px; height: 18px;"><span style="vertical-align: inherit;">Journal title</span></td> <td style="width: 369.344px; height: 18px;"><strong><span style="vertical-align: inherit;">AGRONITAS<br /></span></strong></td> </tr> <tr style="height: 18px;" valign="top"> <td style="width: 110.984px; height: 18px;"><span style="vertical-align: inherit;">Initials</span></td> <td style="width: 369.344px; height: 18px;"><strong><span style="vertical-align: inherit;">ags</span></strong></td> </tr> <tr style="height: 18px;" valign="top"> <td style="width: 110.984px; height: 18px;"><span style="vertical-align: inherit;">Abbreviation</span></td> <td style="width: 369.344px; height: 18px;"><strong><span style="vertical-align: inherit;">AGRONITAS eJournal: j.AGRONITAS<br /></span></strong></td> </tr> <tr style="height: 18px;" valign="top"> <td style="width: 110.984px; height: 18px;"><span style="vertical-align: inherit;">Frequency</span></td> <td style="width: 369.344px; height: 18px;"><strong><span style="vertical-align: inherit;">2 issues per year</span></strong></td> </tr> <tr style="height: 18px;" valign="top"> <td style="width: 110.984px; height: 18px;"><span style="vertical-align: inherit;">DOI</span></td> <td style="width: 369.344px; height: 18px;"><strong><span style="vertical-align: inherit;">-</span></strong></td> </tr> <tr style="height: 18px;" valign="top"> <td style="width: 110.984px; height: 18px;"><span style="vertical-align: inherit;">p-ISSN</span></td> <td style="width: 369.344px; height: 18px;"><strong><span style="vertical-align: inherit;">2655-6170</span></strong></td> </tr> <tr style="height: 18px;" valign="top"> <td style="width: 110.984px; height: 18px;"><span style="vertical-align: inherit;">e-ISSN</span></td> <td style="width: 369.344px; height: 18px;"><strong><span style="vertical-align: inherit;">2775-846X</span></strong></td> </tr> <tr style="height: 18px;" valign="top"> <td style="width: 110.984px; height: 18px;"><span style="vertical-align: inherit;">Publisher</span></td> <td style="width: 369.344px; height: 18px;"><strong><a href="https://ejournal.unitaspalembang.com/" target="_blank" rel="noopener"><span style="vertical-align: inherit;">Tamansiswa Palembang University</span></a></strong></td> </tr> <tr style="height: 18px;" valign="top"> <td style="width: 110.984px; height: 18px;"><span style="vertical-align: inherit;">Citation</span></td> <td style="width: 369.344px; height: 18px;"><strong><a href="https://scholar.google.com/" target="_blank" rel="noopener"><span style="vertical-align: inherit;">Google Scholar </span></a><a title=""><span style="vertical-align: inherit;">|</span></a><a href="https://www.crossref.org/" target="_blank" rel="noopener"><span style="vertical-align: inherit;">Crossref</span></a><a title=""> </a></strong><strong><span style="vertical-align: inherit;">|</span><a href="https://onesearch.id/"><span style="vertical-align: inherit;">One Search</span></a></strong></td> </tr> </tbody> </table> <hr /> <div id="additionalHomeContent"> <p style="text-align: justify;"><strong><img src="https://thumbs2.imgbox.com/db/ff/bDmPdXcb_t.jpg" width="192" height="273" /></strong></p> <p style="text-align: left;"><strong><span style="vertical-align: inherit;">AGRONITAS eJournal:</span></strong> merupakan jurnal ilmiah dalam bidang ilmu-ilmu pertanian yang diterbitkan oleh Fakultas Pertanian Universitas Tamansiswa Palembang P- ISSN : 2655-6170 dan E-ISSN: 2775-846X . Jurnal ini terbit dua kali setahun, yaitu pada periode bulan April dan Oktober, sebagiai media informasi dan komunikasi ilmiah guna menyajikan hasil-hasil penitilitian yang terbaru (up to date), pemikiran dari para peneliti, pakar dan pemerhati dalam bidang pertanian yang meliputi Teknologi Hasil Pertanian, Hama dan Penyakit Tanaman, Tanah, Agronomi dan Ekonomi Pertanian. AGRONITAS menerima naskah yang merupakan hasil penelitian (research), catatan peneltian, ulas balik artikel (article review) dan ulasan kajian dan atau kajian pustaka (feature books), dalam bahasa Indonesia yang belum pernah atau sedang dipertimbankan untuk diterbitkan/dipublikasikan pada penerbit jurnal/buletin/majalah ilmiah lainnya.</p> </div>https://ejournal.unitaspalembang.ac.id/index.php/ags/article/view/611APLIKASI PUPUK KALIUM NITRAT (KNO3) PADA KOMPONEN HASIL DAN HASIL TANAMAN BAWANG MERAH (Allium ascalonicum L.)2026-01-12T08:30:11+07:00Santiara Relin Julitaoksilia@unitaspalembang.ac.idLusmaniar LusmaniarLusmaniar@unitaspalembang.ac.idMissdiani Missdianimissdianimuzar@gmail.com<p><strong>ABSTRAK</strong></p> <p>Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan pengaruh pemberian pupuk kalium nitrat (KNO<sub>3</sub>) terhadap komponen hasil dan hasil tanaman bawang merah (<em>Allium ascallanicum</em> L). Penelitian ini telah dilakukan di Kebun Percobaan Fakultas Pertanian Universitas Tamansiswa Palembang. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Maret sampai dengan bulan Mei 2025. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan yang meliputi K0 (Tanpa Pupuk KNO<sub>3</sub>), K1 (Pupuk KNO<sub>3</sub> 0,6 g/polybag (105 kg/ha), K2 (Pupuk KNO<sub>3</sub> 1 g/polybag (175 kg/ha), K3 ( Pupuk KNO<sub>3</sub> 1,4 g/polybag (245 kg/ha), K4 (Pupuk KNO<sub>3</sub> 1,8 g/polybag (315 kg/ha) setiap perlakuan terdapat 5 ulangan setiap ulangan terdiri dari 5 tanaman. Berdasarkan hasil penelitian yang dilaksanakan bahwa Perlakuan K2 (175 kg/ha (1 g/polybag)) merupakan perlakuan terbaik terhadap tinggi tanaman, jumlah daun, jumlah umbi, diameter umbi, berat basah umbi, berat askip, produksi perhektar.</p>2025-10-25T00:00:00+07:00Copyright (c) 2026 AGRONITAShttps://ejournal.unitaspalembang.ac.id/index.php/ags/article/view/612KARAKTER AGRONOMI TANAMAN KACANG PANJANG (Vigna sinensis L.) AKIBAT PEMBERIAN PUPUK GANDASIL B2026-01-13T09:54:39+07:00Oksilia Oksiliaoksilia@unitaspalembang.ac.idDian Novitadiannovita@unitaspalembang.ac.idKurnia Jaya Harefaoksilia@gmail.com<p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian pupuk gandasil B terhadap beberapa karakter agronomi tanaman kacang panjang. Penelitian ini dilaksanakan di Kebun Percobaan Fakultas Pertanian Universitas Tamansiswa Palembang. Waktu pelaksanaan mulai pada bulan Maret sampai dengan Mei 2025. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 4 perlakuan dan 6 ulangan sehingga terdiri dari 24 petak. Setiap petak terdiri dari 12 tanaman sehingga seluruh tanaman berjumlah 288 tanaman dengan sampel 4 tanaman setiap petak sehingga seluruh sampel berjumlah 4 x 24 = 96 sampel. Berdasarkan hasil analisis menunjukkan bahwa perlakuan dosis pupuk Gandasil B berpengaruh sangat nyata terhadap jumlah cabang produktif (cabang), jumlah polong pertanaman (polong), panjang polong (cm), produksi polong perpetak (kg) dan produksi polong perhektar (ton) berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman (cm), berat polong pertanman (g), serta berpengaruh tidak nyata terhadap umur berbunga (hari).</p>2025-10-25T00:00:00+07:00Copyright (c) 2026 AGRONITAShttps://ejournal.unitaspalembang.ac.id/index.php/ags/article/view/613PENGARUH PEMBERIAN PUPUK KOTORAN SAPI DAN PUPUK NPK TERHADAP KOMPONEN HASIL DAN HASIL TANAMAN KACANG HIJAU (Vigna radiata L.) 2026-01-13T09:58:24+07:00Taufik Syamsuddinoksilia@unitaspalembang.ac.idLusmaniar LusmaniarLusmaniar@unitaspalembang.ac.idLis Elvilina DaeliLusmaniar@unitaspalembang.ac.id<p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian pupuk kandang kotoran sapi dan pupuk NPK terhadap komponen hasil dan hasil tanaman kacang hijau (Vigna radiata L.). Penelitian dilaksanakan di kebun petani Jln. Idris Musa, Kelurahan Suka Mulya, Kecamatan Sematang Borang, Palembang pada bulan April hingga Juni 2025. Rancangan percobaan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktorial dengan dua faktor. Faktor pertama adalah pupuk kandang kotoran sapi dengan tiga taraf dosis: 7,5 ton/ha, 15 ton/ha, dan 22,5 ton/ha. Faktor kedua adalah pupuk NPK dengan dosis: 100 kg/ha, 200 kg/ha, dan 300 kg/ha. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pupuk kandang sapi dosis 7,5 ton/ha memberikan hasil terbaik pada jumlah daun, umur berbunga, jumlah polong per tanaman, jumlah cabang produktif, berat biji per tanaman, berat 100 biji, dan berat biji per petak. Pupuk NPK dosis 300 kg/ha menghasilkan produksi tertinggi pada parameter yang sama. Interaksi pupuk kandang sapi 7,5 ton/ha dengan pupuk NPK 300 kg/ha (P1N3) menghasilkan kombinasi terbaik. Meskipun demikian, hasil analisis statistik menunjukkan bahwa pengaruh perlakuan tidak berbeda nyata terhadap sebagian besar parameter yang diamati. Penelitian ini mengindikasikan bahwa kombinasi pupuk organik dan anorganik berpotensi meningkatkan pertumbuhan dan hasil kacang hijau.</p>2025-10-25T00:00:00+07:00Copyright (c) 2026 AGRONITAShttps://ejournal.unitaspalembang.ac.id/index.php/ags/article/view/616Pengaruh Dosis Larutan Nutrisi dan Kondisi Lingkungan Terhadap Pertumbuhan Vegetatif Tanaman Kacang Hijau (Vigna radiata L.)2026-01-20T09:11:34+07:00Andre Setiyawanandresetiyawan09@gmail.comSri Devi Octaviaandresetiyawan09@gmail.com<p><strong>ABSTRAK</strong></p> <p>Pertumbuhan vegetatif pada komoditas pangan menentukan hasil panen. Kacang hijau merupakan tanaman pangan yang tergolong dalam suku polong-polongan dengan kandungan protein tinggi dan bermanfaat bagi manusia. Penelitian mengenai dosis nutrisi dan kondisi lingkungan yang dapat meningkatkan pertumbuhan vegetatif kacang hijau penting untuk dilakukan. Penelitian ini dilakukan di tiga lokasi di Kabupaten Sleman yaitu di Kecamatan Banguntapan, Depok, dan Mlati dengan tiga dosis larutan nutrisi lengkap (0,5;1;1,5). Parameter vegetatif yang diamati adalah tinggi tanaman, diameter batang, panjang daun, lebar daun, jumlah daun, panjang akar, dan komposisi red-green-blue warna daun. Parameter lingkungan yang diukur meliputi intensitas cahaya, suhu udara, dan kelembaban udara. Penelitian berlangsung hingga 37 HST (hari setelah tanam). Hasil yang didapatkan, dari ketiga lokasi, penanaman di rumah kaca Banguntapan memiliki kondisi lingkungan yang relatif lebih stabil dibandingkan dua lokasi yang lain. Pertumbuhan vegetatif pada tanaman kacang hijau tertinggi secara umum diamati di lokasi Banguntapan dengan intensitas cahaya, suhu, dan kelembaban udara yang lebih stabil. Sedangkan dosis larutan nutrisi yang dapat menghasilkan pertumbuhan vegetatif yang lebih tinggi adalah pada perlakuan 1 dan 1 ½ dosis. Sehingga, ketersediaan nutrien yang mencukupi serta kondisi lingkungan yang stabil terbukti mampu menghasilkan pertumbuhan vegetatif yang lebih baik pada tanaman kacang hijau.</p>2025-10-25T00:00:00+07:00Copyright (c) 2026 AGRONITAS